Posts

Pencairan JHT Jamsostek

Kemaren adalah hari yang menyenangkan karena saya berhasil mencairkan JHT Jamsostek saya. Prosesnya agak ribet dan cape deh. Makanya kita kudu sabar. Nah, kalau temen-temen pengen banget mencairkan JHT Jamsostek, inget dulu ya syaratnya: 1. Harus sudah berhenti bekerja dengan kepesertaan Jamsostek minimal 5 tahun dan masa tunggu 1 bulan. (Tadinya sih sampe 6 bulan, tapi mungkin karena banyak diprotez, kebijakan ini dirubah). Atau kita jadi PNS, atau keluar negeri atau apa lagi ya... hiks lupa. Lihat aja deh di www.jamsostek.co.id Walaupun masih kerja bisa juga diambil kok. Banyak yang begitu, walaupun secara prosedural Jamsostek nggak boleh. 2. Bawa dokumen-dokumen penunjangnya, yaitu: a. Surat keterangan dari perusahaan kalau kita udah keluar, paklaring atau apa tuh namanya... b. Kartu Keluarga c. KTP d. Kartu KPJ Jamsostek asli Nah, jangan lupa, difotokopi dulu. Ntar yang dikasih kesana yang fotokopi aza (kecuali kartu Jamsostek). Yang asli kalo nggak ditanya ya, diemin aja. Kalau d...

Meredam rasa kecewa

Sering, segala sesuatu jauh dari apa yang kita impikan. Ketika kita memimpikan kesuksesan, namun nyatanya gagal atau tidak sesuai yang diharapkan pasti rasa kecewa berkecamuk dalam diri. Apalagi kita melihat ada faktor kesalahan orang lain dibalik kegagalan kita, akan tiada henti kita menghujat dan membenci. Padahal, segala yang terjadi sudah dalam kehendak Allah Azza wa Jalla. Jadi mengapa harus kecewa? Seharusnya kita kecewa jika amal kita tidak cukup untuk meraih ridha Allah. Sent from my phone using trutap

Sosok Pemimpin

Pemilu... Perhelatan yang sebentar lagi akan digelar di negri ini. Sebuah momen untuk mewujudkan 'perubahan', begitulah kata banyak orang. Fatwa haram golput pun telah dikeluarkan oleh MUI. Namun, haruskah sedemikian pentingnya mengeluarkan fatwa ini? Mengapa MUI tidak menjelaskan hukum asal demokrasi? Adakah Rasulullah men-sunnahkan demokrasi? Siapa pencetus dan pengembang demokrasi? Adakah perjuangan kaum muslim terdahulu menggunakan demokrasi? Setahu saya, demokrasi sudah ada sebelum Nabi Muhammad diutus. Lalu mengapa beliau tidak memberi pujian padanya, sekiranya demokrasi itu baik? Sebagian orang berkata, kalau tidak terjun ke demokrasi bagaimana caranya mengubah keadaan? Diam saja? Cukup berdoa? Hmm... Sebuah syubhat yang sangat manis. Bagi saya, perjuangan Islam harus dicapai dengan manhaj yang 100% sesuai ajaran Islam. Buat apa mengadopsi sistem diluar Islam? Toh Allah hanya akan menolong kita jika kita berpegang teguh dengan agama yang murni dan kaffah. Walla...

Menjadikan ponsel tampil Islami

Anda mungkin sering mendengar adanya ponsel-ponsel berbau Islami semacam esia hidayah atau Raztel tipe tertentu. Bahkan, di ponsel Raztel tersebut terbenam Al Quran digital 30 juz beserta bacaan qari terkenal. Juga, aplikasi azan dan lainnya. Tapi, Anda yang menginginkan ponsel semacam itu tak perlu kecewa. Karena ponsel Anda yang 'biasa' pun bisa tampil Islami. Anda bisa menambahkan wallpaper, ringtone, theme atau screen saver islami. Ada yang gratis, ada juga yang beli. Kalau ada yang gratis, kenapa harus beli? Untuk ponsel yang sudah mendukung mp3, Anda bisa memasukkan bacaan Al Quran 30 juz, jika memori mendukung. Siapkan CD MP3, dan transfer ke ponsel Anda dari PC lewat kabel data atau Bluetooth. Untuk mushafnya, Anda bisa mendownload lewat ponsel di wap.pocketquran.com atau wap.getjar.com , cari dengan keyword 'quran'. Ini jika ponsel Anda mendukung gprs untuk koneksi dan java J2ME sebagai penggeraknya. Ada juga aplikasi azan, terjemah quran dll. Klik saja...